Efektivitas Carboxymethyl Cellulose (CMC) dan Gula terhadap Kadar Serat Fruit Leather Siwalan (Borassus flabellifer)

  • Ulfa Maulida Farid Universitas Annuqayah
  • Ahmad Mundzir Romdhani Universitas Annuqayah
  • Nur Roudatul Jannah Universitas Annuqayah
Kata Kunci: Carboxymethyl Cellulose, gula, serat, siwalan

Abstrak

Sampai saat ini pemanfaatan buah siwalan hanya sebatas konsumsi buah secara langsung. Buah siwalan yang diolah menjadi fruit leather siwalan dapat menjadi pangan alternatif tinggi serat. Butuh penstabil untuk menjaga tekstur fisik fruit leather siwalan agar diperoleh kualitas yang sesuai. Salah satunya dengan menambahkan konsentrasi Carboxymethyl Cellulose (CMC) dan gula. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitas Carboxymethyl Cellulose (CMC) dan gula terhadap kadar serat fruit leather siwalan (Borassus flabellifer). Uji kadar serat fruit leather siwalan menggunakan uji gravimetri. Konsentrasi penambahan gula dan CMC pada fruit leather siwalan terdiri dari 4 perlakuan dan 6 kali pengulangan yaitu P1: CMC 0% GULA 10%, P2: CMC 0,5% GULA 10%, P3: CMC 1,0% GULA 15%, P4: CMC 0,5% GULA 20%. Penambahan Carboxymethyl Cellulose (CMC) dan gula berpengaruh signifikan terhadap kenaikan kadar serat fruit leather siwalan (Borassus flabellifer) dengan nilai Sig. 0,001 < 0.05. Semakin tinggi konsentrasi Carboxymethyl Cellulose (CMC) maka kadar serat juga akan semakin bertambah. Semakin tinggi pula konsentrasi gula yang diberikan maka akan memberikan peningkatan dari segi aroma, rasa dan tekstur fruit leather.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Abdullah, F., & Mutia, A. K. (2020). Pengaruh Penambahan CMC (Carboxyl Methyl Cellullose) Terhadap Uji Organoleptik Otak-Otak Ikan Nike. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 6(2), 171–180.

Astuti, T., Widowati, E., & Atmaka, W. (2015). KAJIAN KARAKTERISTIK SENSORIS, FISIK, DAN KIMIA FRUIT LEATHER PISANG TANDUK (Musa corniculata Lour.) DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI KONSENTRASI GUM ARAB STUDY OF SENSORY, PHYSICAL, AND CHEMICAL CHARACTERISTICS OF HORN PLANTAIN (Musa corniculata Lour.) FRUIT L. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, VIII(1).

BPS. (2022). Pengamatan Unsur Iklim di Stasiun Pengamatan Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Provinsi Jawa Timur, 2019–2021. In BPS Provinsi Jawa Timur. https://jatim.bps.go.id/statictable/2022/05/31/2303/pengamatan-unsur-iklim-di-stasiun-pengamatan-stasiun-badan-meteorologi-klimatologi-dan-geofisika-bmkg-di-provinsi-jawa-timur-2019-2021.html

Chairuni AR, Sholihati, Fadlan Hidayat, Isna Safitri, & Yanda. (2022). Pengaruh Konsentrasi Gum Arab dan Gula Dalam Meningkatkan mutu Fruit Leather Buah Kelapa (Cocos nucifera). Serambi Akadrmica Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 10(6), 706–7012.

Fariha, C. N., Setiawan, A., & Ramadani, T. A. (2020). Karakterisasi Sabut Siwalan (Borassus flabellifer) dan Kulit Pisang Raja ( Musa paradisiaca var . Raja ) dalam Proses Produksi Bioetanol. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri, Lingkungan Dan Infrastruktur, 3, A2.1-A2.7.

Kusharto, C. M. (2007). Serat Makanan Dan Perannya Bagi Kesehatan. Jurnal Gizi Dan Pangan, 1(2), 45. https://doi.org/10.25182/jgp.2006.1.2.45-54

Lattimer, J. M., & Haub, M. D. (2010). Effects of dietary fiber and its components on metabolic health. Nutrients, 2(12), 1266–1289. https://doi.org/10.3390/nu2121266

Mochklas, M., Hidajat, S., & Mauliddah, N. (2021). Pemberdayaan Potensi Desa Kebon Raya Paciran Lamongan di Era New Normal. Jurnal Abdidas, 2(1), 86–91. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i1.219

Nasri, Suryaningsih, R., & Kurniawan, E. (2017). Lontar atau Borassus flabellifer. Info Teknis EBONI, 14(1), 35–46.

Ni’mah, A. M., Amanto, B. S., & Widowati, E. (2018). KAJIAN KARAKTERISTIK KIMIA DAN SENSORIS FRUIT LEATHER BEBERAPA VARIETAS PISANG (Musa spp.) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii). Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 6(1). https://doi.org/10.20961/jthp.v0i0.13238

Putra, F. D., & Trias, M. (2012). Hubungan Tingkat Konsumsi Karbohidrat, Lemak, dan Dietary Fiber dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Media Gizi Indonesia, 2(9), 1528‐1538.

Rantika, N., & Rusdiana, T. (2018). Penggunaan Dan Pengembangan Dietary Fiber. Farmaka, 16(2), 152–165. https://www.academia.edu/79692111/Penggunaan_Dan_Pengembangan_Dietary_Fiber_Review_Jurnal

Ratnaningsih, Erliana, G., Adie, M. M., & D. Harnowo. (2017). Sifat Fisikokimia Dan Kandungan Serat Pangan Galur-Galur Harapan Kedelai. Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, 14(1), 35–45.

Robert, B., & Brown, E. B. (2018). Pemanfaatan Buah Lontar (Borassus flabellifer) Sebagai Bahan Dasar dalam Pembuatan Selai. Jurnal Gastronomi Indonesia, 6(1), 1–14.

Sari, M., Dewi, Y. S. K., Hartanti, L., & Agung, T. C. W. (2021). Karakteristik Fisikokimia-Sensoris Fruit Leather pada Berbagai Formulasi Terong Asam (Solanum Ferox Linn)-Nangka (Artocarpus Heterophyllus Lamk) dan Subtitusi Sukrosa dengan Sorbitol. FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan, 4(1), 15. https://doi.org/10.26418/jft.v4i1.56635

Shadiqa Taswin, N., & Haryani, S. (2022). Kajian Literatur Pembuatan Fruit Leather dari Labu Kuning dan Wortel (Literature Review of Fruit Leather Productions from Combination of Pumpkin and Carrots). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(3), 263–269. www.jim.unsyiah.ac.id/JFP

Silsia, D., Efendi, Z., & Timotius, F. (2018). Characterization of Carboxymethyl Cellulose (Cmc) From Palm Midrib. Jurnal Agroindustri, 8(1), 53–61. https://doi.org/10.31186/j.agroind.8.1.53-61

Sri Umiati. (2019). Pemukiman Sehat Di Lingkungan Tropis Indonesia. Teknika, 1(29), 17–20. http://repo.unand.ac.id/2935/1/17-20_Sri_Umiati-_PEMUKINAN__SEHAT__DI_PERKOTAAN_TROPIS_INDONESIA.pdf

Widada, H. (2013). Analisis Kandungan Vitamin E pada Buah Borassus flabellifer Linn. Menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) Analysis of Vitamin E in Borassus flabellifer Linn. Using High Performance Liquid Chromatography (HPLC). ARTIKEL PENELITIAN Mutiara Medika, 13(3), 143–150.

Wijayani, A., Ummah, K., & Tjahjani, S. (2010). CHARACTERIZATION OF CARBOXY METHYL CELLULOSE (CMC) FROM Eichornia crassipes (Mart) Solms. Indonesian Journal of Chemistry, 5(3), 228–231. https://doi.org/10.22146/ijc.21795

Diterbitkan
2025-04-18